Wednesday, 18 February 2026

18 Februari 2026 part 2

Standard
Aku kalau jadi laki laki seharusnya mikir, belajar, merenung. Istri udah kerja jauh pp 2 jam. Pagi pagi harus bersngkat, haruspunya waktu cukup, istirahatcukup. Terus sekarang kalau aku sebagai istri tanya, pasdia abai, pasdia marah marah. Pantaskah? Aku sudah menerima berkali kali tapi pantaskah kamu abai dan bentakbentak? 
Pantaskah aku udah nerima saat kamu masih cari cari kerja? 
Selama hamil dan lahiran, apa yang kamu beri ke istrimu? 
Kalauoun ga bisa memberi mateti paling tidak ada rasa tanggung jawab moral, kepemimlinan, ada tanggung jawab rasa aman, tentram. 
Masa iya aku diminta percaya tapi tidak ada buktinya? 
Masa iya aku diminta percaya kamu bakalan bangun pagi, tapi hampir setiap hari selalu bangun di basah jam 5.
Capeeeeek banget rasanya. 
Kayak ngerasa aku ga butuh. 
Suami ada tapi kayak ga ada

18 Februari 2026

Standard
Aku kadang heran dengan lelaki sepeti ini. Dari awal aku sudah mengorbankan untuk tetap bertahan pada ketidakpastian, sudah menerima segalanya. Tapi hari hari berikutnya tidak menumbuhkan daya juang ya? Akusepeti tidak dicintai dengan tulus. Kalauoun tidak bisa memenuhi kebutuhan materi, minimal ada daya juang, kepemimpinan, menciptakan rasa aman, dan perlindungan. Kadang tidak punya dan seprti tidak punya kapasitas? 
Aku cuma kasihan sama anakku. Mautudak mau aku yang selalu menggantikan. Mengajak solat, ngajakngaji, berusaha sebaik mungkin untuk anakku. Kadang yang berat bukan lagi kerja pp 2 jam tapi beban mental. Waktubersama anak yang minim, tidak adanya support dari pasangan ,pasangan sibuk sendiri, kalau dikasih masukan juga abai. 

Monday, 16 February 2026

Capek

Standard
Aku capek berharap pada manusia satu ini
Kalauoun tidak mengusahakan untukku paling tidak untuk Kaka. 
Aku seperti kehilangan panutan. 
Setiap pagi aku bangunkan tapi tak kunjung bangun. 
Masak iya silat subuh jam setengah 6? 
Padahal dia tahu rutinitasku setiap pagi. 
Aku kerepotan setiap pagi. 
Aku ingin dia hadir walaupun hanya bangun fari tidurnya, solat, dan membangunkan Kaka. Mengajakbermain atau jalan jalan menghirup udara segar. 
Sangat berbanding terbalik dengan apa yang dia bilang dulu. 
"Dulu, aku bisa bangun jam 4".Halah pret. 
Hal itu sudah terjadi dalam hampir 1.445 kali. 
Aku membangunkan dia dan tidak ada perubahan selama ini. 
Kedua, aku lelah untuk mengingatkan dia agar tidak merokok dan vape. Rasanya bila mengingatkan dia hanya akan muncul pertengkaran saja. 
Kukira setelah mempunyai anak dia akan berhenti. 
Ternyata tidak. 
Aku lelah memepercayai dia, berharap dengannya. Semua ucapannya adalah tanpa aksi yang nyata. 
Nyesek rasanya. 
Sedangkan aku butuh panutan begitu juga dengan anakku. 
Entahlah rasanya aku ingin tidak peduli. 
Tapi kasihan dengan Kaka. 
Ujung ujungnya aku yang harus menerima ;(



Saturday, 31 January 2026

Wednesday, 14 January 2026

Teruntuk Kaka

Standard
Dari Kaka lahir sampai sekarang dan sampai nanti semoga selalu inget sama Ibu ya Ka. 
Walaupun ibu kerja jauh seharian sampe sore tapi kalau ga buat Kaka sama mbah ibu ga akan kayak gini. 
Ibu juga berdoa buat Kaka semoga sehat terus, bahagia terus anakku. Ibu tau kamu kecewa, ga bisa main bareng seharian. Maafin ibu ya Kaka. Doain ibu semoga kita bisa punya banyaaak sekali waktu bersama. 

Tuesday, 25 November 2025

Kedua dan Terakhir

Standard
Hari Senin, 24 November 2025 aku gogrok ges dari motor. Ini kali kedua aku jatuh. Jatuhnya ditubruk sama anak SMP. Aku bonceng Mb Ummi. Mb Ummi gapapa, akunya yang ndlosor. Alhamdulillah hari ini masih diberi kesempatan hidup huhuhu. Ya Allah terima kasih ya. Alhamdulillah di belakang ga ada kendaraan besar. Alhamdulillahpake sepatu dan helm. Walaupun sepatuku juga bolong, baju keki bolong, dan kaca helmku pecah. Alhamdulillah cuma lecet lecet di tangan dan kaki. Udah hati-hati padahal tapi orang lain hhhhmmmmm . Semoga bisa jadi lebih hati hati dan safety. Ingat Kaka, Suami, dan Ibu di rumah hikshiks. 
Teruntuk yang nabrak kami. Anak MTs 8 Sleman, Prambanan. Semoga engkau juga sadar. Ini adalah pembelajaran untukmu bahwa usia di bawah umur tak seharusnya bawa motor ke sekolah apalagi bawa motornya juga ga bener. Semoga kelak engkau menjadi anak yang sukses dan bisa membanggakan kedua orang tua yang dengan susah payah merawat dan membiayai kebutuhanmu. Aamiin

Wednesday, 5 November 2025

1

Standard
Bodohnya aku jika aku harus percaya tanpa sebuah bukti. 
Diberi omong kosong hanya untuk menenangkan dan merayu hati. 
Memberi kesempatan berharap menjadi baik malah semakin menyakiti. 
Kalau terus seperti ini orang akan menilai kau hanya bermain-main saja dan tidak akan ada yang diharapkan lagi kecuali dia benar -benar berubah. 

Tuesday, 4 November 2025

Rem

Standard
Suara suara perempuan mungkin tidak pantas untuk didengar
Diremehkan dan tidak ada apa-apanya dengan kehebatan laki-laki
Memang terkadang membosankan dan menjenuhkan
Tapi suara perempuan itu ibarat menjadi rem 
Ia hanya ingin berhenti sejenak, mengecek apa yang terjadi di depan sana. 
Berhentilah sejenak
Pertimbangkan
Cek apa yang terjadi
Mau dilanjutkan atau menunggu dahulu bukankah itu adalah sebuah pertimbangan? 

Habis Kepercayaan

Standard
Apakah aku memberi kesempatan yang salah ya, Tuhan? 
Aku masih terus mempercayai tapi selalu dikecewakan? 
Tidak merasa bersalah dan tidak punya tanggung jawab
Di mulut manis tapi sebenarnya menyakitkan
Apa memang aku besar pengharapan terhadap manusia? 
Atau ini ujian untuk aku lebih sabar lagi? 
Atau ini adalah jalanku agar aku lebih dekat denganMu? 
Jawaban itu masih aku cari
Sebenarnya apa yang ingin Kau sampaikan padaku

Tuesday, 25 March 2025

Ekspekstasi

Standard
Kakao . Jika kamu dewasa nanti, akan kamu temui begitu banyak hal yang tak sesuai ekspektasimu. Mungkin kamu akan terkejut karena tak pernah terpikirkan sebelumnya. Jika hal tersebut membuatmu sedih, ibu tak ingin kamu kecewa berlarut-larut atas apa yang terjadi. Apabila sebaliknya, bersyukurlah. Semoga hatimu selalu tertaut pada Tuhan yang kita imani.