Wednesday, 4 December 2019

Watak Panggung Sandiwara

Standard
Watak Panggung Sandiwara

Kenyataannya.
Sayang yang tak terlihat itu adalah bapakku.
Sedih yang tak terlihat itu adalah ibukku.
Semua disembunyikan dibalik watak drama panggung sandiwara.
Marahnya bapak hanya pura-pura.
Bahagianya ibu hanya pura-pura.

Yogyakarta, 4 Desember 2019 | 07:49

Sunday, 1 December 2019

I Just Wanna Say I Love You

Standard
My Dad, I wanna say that i love you.
Now, I just can pray for you. I hope may Allah had been given comfortable for you in there.
Actually, I am still want to look after and accompany you . I wanna you got well soon when you sick some months ago.
My Dad, I am sorry , sometimes i am angry to you because what i did always wrong.

Wednesday, 27 November 2019

Penelitian Pemerolehan Bunyi Bahasa pada Anak Usia Dini

Standard
Responden 1

Data Rekaman I       

a.       Transkip fonetis                           
No
Kosakata
Transkip fonetis
Keterangan

1
Jadi deh
[jadi]
[ḏ] apikoalveolar à [d] apikodental
Hambat bersuara
2
Deh
 [deh]
[ḏ] apikoalveolar à [d] apikodental
Hambat bersuara
3
 Kuning
[kuning]
[n] apikoalveolar à [ṉ] apikodental
[ṉ]Nasal
[i] vokal depan, atas, tidak bundar, tertutup
[u] vokal atas, bundar,tertutup
4
Warna 
[waῆa]
[n] Apikodental à [ῆ] mediopalatal
·         [ῆ] Nasal
·         [a] àvokal belakang, bawah, terbuka
5
Warni
[waῆi]
[n] Apikodental à [ῆ] mediopalatal
·         [ῆ] Nasal
6
Bis
[bIs]
[b] bilabial
[s] apikoalveolar
[b] à hambat bersuara
[I] à vokal depan, atas, bundar, tertutup
[s] à frikatif tak bersuara
7
Wortel
[wotəl]
[r] à tidak muncul
[r] bunyi tril belum dapat dikuasai
8
Timun
[timun]
[t] apikodental
[i] vokal depan, atas, tidak bundar, tertutup
9
Terbang
[tebang]
rà tidak muncul
R tidak muncul karena masih sulit untuk menggetarkan alat ucap yaitu apex
10
Terong
[tɛyong]
[r] Apikoalveolar à [y] laminopalatal
·         [y] kontoid luncuran
b.      Pemerolehan bunyi
1)      Vokal              : [a], [i], [u],[e],[o]
2)      Konsonan        : [b], [d],[h],[k],[l],[m],[n],[p],[s],[t],[w]
3)      Diftong                       : -
4)      Kluster                        : -
c.       Distribusi bunyi posisi

No
Fonetik
Posisi
Keterangan
Awal
Tengah
Akhir
1
[b]
bis



Konsonan [b] onset suku pertama pada kata bis , pengucapan [b] mempunyai tekanan yang kuat. Dapat diucapkan dengan jelas
2
[d]
deh


Konsonan [d] onset suku pertama pada kata deh, pengucapan [d] mempunyai tekanan yang kuat namun, pengucapan bunyi [d] menggunakan apikodental
3
[h]


deh
Konsonan [h] koda suku pertama pada kata deh mempunyai tekanan yang lemah karena berada di posisi koda.
4
[k]
kapal
kuning


Konsonan [k] onset suku pertama pada kata kapal dan kuning mempunyai tekanan yang lemah.
(silabel -pal dan -ning lebih kuat)
5
[l]


kapal
wortel
Konsonan [l] koda suku kedua pada kata kapal dan wortel mempunyai tekanan yang lemah karena berada pada posisi koda akhir
6
[m]

Timun

Konsonan [m] onset suku kedua pada kata timun mempunyai tekanan yang kuat
7
[n]

Kuning
Timun
-          Konsonan [n] onset suku kedua pada kata kuning mempunyai tekanan yang lebih kuat
-          Konsonan [n] koda suku kedua pada kata timun mempunyai tekanan yang lemah
8
[p]

Kapal

Konsonan [p] onset suku kedua pada kata kapal mempunyai tekanan yang lebih kuat
9
[s]


Bis
Konsonan [s] koda suku pertama pada kata bis mempunyai tekanan yang lemah
10
[t]
Timun
terong


-          Konsonan [t] onset suku pertama pada kata timun memiliki silabel ti- yang lebih kuat karena diucapkan dengan keras dan panjang.
-          Konsonan [t] onset suku pertama pada kata terong memiliki silabel te- yang lebih lemah daripada silabel -rong

11
[w]
Wortel
Warna


-          Konsonan [w] onset suku pertama pada kata wortel dan warna dengan silabel wor- dan war-  memiliki tekanan yang lebih kuat
12
[Ƞ]


terong
kuning
-          Konsonan [Ƞ] koda suku kedua pada kata terong dan kuning memiliki tekanan yang lemah
13
[r]

Terong
Wortel
Warna

Konsonan [r] onset suku kedua pada kata terong dengan silabel –rong memiliki tekanan yang lebih kuat dan saat itu berubah menjadi bunyi [y]. Akan tetapi saat berada di posisi koda suku pertama seperti pada wortel dan warna pengucapannya menjadi lemah dan tidak muncul bunyi [r]


            Data Rekaman II

a.       Transkip fonetis
No
Kosakata
Transkip fonetis
Keterangan
1
Biru
[biyu]
[r] à [y]
[r] getar à [y] luncuran
2
Putih
[putih]

[i] vokal depan, atas, tidak bundar, tertutup

3
Kandang
[kandaȠ]
[ḏ] apikoalveolar à [d] apikodental
Hambat bersuara
4
Hijau
[hiʤaU]

 [U] belakang, atas,bundar, tertutup, sudah menguasai diftong
5
Mlayu
[mayu]
[mla] à ma
[u] belakang, atas, bundar,tertutup
Belum menguasai kluster
6
Jerapah
[jəyapah]
[r] à [y]
[r] getar à [y] luncuran
7
Kuda
[kuda]

[u] belakang, atas, bundar,tertutup
8
Ayam
[ayam]

[m] nasal
b.      Pemerolehan bunyi
1)      Vokal               : a,i,u,e
2)      Konsonan        : [b],[r],[p],[t],[h],[k],[n],[d], [Ƞ],[j],[y],[m],[l]
3)      Diftong                        : [au]
4)      Kluster                         : [ml]
c.       Distribusi bunyi
No
Fonetik
Posisi
Awal
Tengah
Akhir

1
[b]
Biru


Konsonan [b] onset suku pertama kata biru mempunyai tekanan yang lebih kuat
2
[d]

Kandang
Kuda

[d] pada kan-dang dan kuda-da adalah onset suku pertama
3
[h]
Hijau

Putih
jerapah
[h] pada hi-jau adalah onset pertama suku pertama, pada pu-tih merupakan koda suku kedua,serta pada je-ra-pah merupakan koda suku ketiga
4
[J]
Jerapah
Hijau

[j] pada kata je-ra-pah merupakan onset suku pertama , pada hi-jau merupakan onset suku kedua
5
[k]
Kandang
kuda


[k merupakan] onset suku pertama  
6
[l]

mlayu

[l] posisinya berada pada onset suku pertama. bunyi [l] tidak muncul karena dia belum dapat mengucapkan bunyi kluster
7
[m]
Mlayu

ayam
[m] pada kata mla-yu merupakan onset suku pertama dan pada a-yam merupakan koda suku kedua.
8
[n]

Kandang

[n] merupakan koda suku pertama. Dapat diucapkan dengan benar
9
[P]
putih
jerapah

[p] pada pu-tih merupakan onset suku pertama, sedangnkan pada je-ra-pah merupakan onset suku ketiga
10
[r]

Jerapah
Biru

[r] merupakan onset suku kedua
11
[t]

putih         

[t] merupakan onset suku kedua
12
 [y]

Ayam
mlayu

[y] merupakan onset suku kedua

Kesimpulan

·         Anak tersebut juga belum dapat menguasai bunyi kluster seperti pada kata mlayu. Pada kata mlayu bunyi yang keluar adalah [mayu]. Belum dapat membunyikan bunyi [mla].
·         Bunyi yang belum dikuasai adalah bunyi [r] yang anak tersebut malah mengucapkannya menjadi bunyi [y]
·         Anak tersebut sudah menguasai semua bunyi vokal a,i,u,e,o hanya saja karena terkadang tercampur dengan logat Jawa sehingga “i” yang seharusnya berbunyi [i] menjadi berbunyi [I]. Anak tersebut belum dapat mengucapkan [r] dengan jelas. Terkadang [r] hilang begitu saja saat [r] bertemu dengan konsonan seperti pada kata wortel yang diucapkan [wotəl]